Langsung ke konten utama

BerZinalah! Jika inginkan Ibumu Menderita

✍🏻Oleh: Ust Yusuf Manshur
-------------------------------------
😔Hati-hati ye, Mahasiswa-mahasiswi ye, jangan sampai pingin sekolah tinggi, nikahnya telat, tapi, udah main-main. Hancur hidup ente! Anak muda itu, kalau sudah berzina, hancur hidupnye! Bener! Kalau ente pingin tahu bagaimana rasanya dihancurin Allah, berzina aja. Iya! Biar tahu rasanya kayak apa. Makanya, jangan macem-macem. Kalau jadi mahasiswa atau mahasiwi, yang baik-baik. Kalau emang pacaran, pakai sarung tinju. Jadi gak sempat pegangan. Kalau emang naik motor berdua sama pacar, pakai triplek.

✍🏻Bener-bener, nih. Jaga betul, jaga betul. Sebab, nih ya, anak-anak sekarang ini kelakuannya masya Allah ( baca : mengkhawatirkan ). Abis, contohnya televisi. Contohnya televisi. Contohnya televisi. Jadi, pegangan tangan sudah tidak apa-apa. Cium pipi kanan-pipi kiri; gak apa-apa. Padahal, bahayanya itu na’udzubillah ..

✍🏻Itu kalau laki-laki dan perempuan yang bukan muhrim pegangan tangannya, ibunya itu nanti di dalam kubur dibawain batu neraka oleh malaikat Zabaniyah. Lah, malaikat Zabaniyah kan tempatnya di neraka, tapi bisa naik tuh ke kuburan ( seraya ) membawa kerikil. Kerikil ( tersebut ) sudah dipanasin di neraka berjuta-juta tahun. Kerikil tersebut diletakkan di telapak tangan ibunya, lalu si ibu disuruh menggenggam. Gara-gara menggenggam batu tersebut, ubun-ubun ( otak ) ibunya hancur. Itu merupakan siksa yang paling rendah bagi seorang ibu ( orang tua ) jika anaknya berzina.

Makanya, Bu, penting ngasih tahu ke anak, “Sini, nak. Kamu sayang atau tidak sama Emak? Kalau sayang, jangan sampai kamu dipegang oleh orang lain, kecuali suami kamu nanti.”

Bener itu!

Nah, kalau si anak benar-benar berzina, ( siksanya ) lebih kejam lagi.

Ibu-ibu yang sudah di alam kubur, malaikat Zabaniyah itu naik ( ke alam kubur ) dengan membawa tombak enam belas mata. Tombak tersebut dihujamkan ke tubuh si mayit ( yang anaknya berzina ). Hal itu merupakan balasan kepada orang tua karena tidak mendidik anak hingga sampai berzina.

Ibu ( yang di alam kubur ) bisa mengutuk si anak, “Gak ridha saya. Anak saya mempersembahkan perbuatan buruk!”

Kutukan ibu di alam kubur itu yang membuat si anak hidup susah di dunia sehingga : mencari kerja gak ketemu, begitu kerja tidak cukup, ketika usaha berhutang.

Itu, jawabannya cuma satu : tuubuu illallah, bertaubat kepada Allah.

Serem. Serem. Makanya, jangan main-main! Jangan pacaran! Gak ada judulnya pacaran. Gak ada! Pacaran islami, gak ada! Gak ada pacaran islami! Bener! Gak ada!

Subhanallah deh .. Mendingan kita sehat dan selamat daripada urusannya ribet.

Nah, orang-orang ini sekarang sudah tidak belajar urusan ribet. Yang dipelajari hanya urusan enak, tapi urusan ribet tidak dipelajari.

Mudah-mudahan jadi ingetan. Jadi, pas mau dipegang sama pacarnya, ( si anak akan bilang ), “Maaf, Bang. Gak, Bang. Ntar daripada Emak ane susah. Jadi, kalau Abang mau, lamar aja, Bang.”
-------------------------------------

Semoga bermanfaat .. 🙏🏻
Semoga Allah lindungi & Allah jaga diri kita , keluarga kita daripada perbuatan maksiat, zina dll
senantiasa dijadikan anak2 kita anak2 yg taat takwa kepada Allah Rasulullah dan kedua orangtua✍🏻Oleh: Ust Yusuf Manshur
-------------------------------------
😔Hati-hati ye, Mahasiswa-mahasiswi ye, jangan sampai pingin sekolah tinggi, nikahnya telat, tapi, udah main-main. Hancur hidup ente! Anak muda itu, kalau sudah berzina, hancur hidupnye! Bener! Kalau ente pingin tahu bagaimana rasanya dihancurin Allah, berzina aja. Iya! Biar tahu rasanya kayak apa. Makanya, jangan macem-macem. Kalau jadi mahasiswa atau mahasiwi, yang baik-baik. Kalau emang pacaran, pakai sarung tinju. Jadi gak sempat pegangan. Kalau emang naik motor berdua sama pacar, pakai triplek.

✍🏻Bener-bener, nih. Jaga betul, jaga betul. Sebab, nih ya, anak-anak sekarang ini kelakuannya masya Allah ( baca : mengkhawatirkan ). Abis, contohnya televisi. Contohnya televisi. Contohnya televisi. Jadi, pegangan tangan sudah tidak apa-apa. Cium pipi kanan-pipi kiri; gak apa-apa. Padahal, bahayanya itu na’udzubillah ..

✍🏻Itu kalau laki-laki dan perempuan yang bukan muhrim pegangan tangannya, ibunya itu nanti di dalam kubur dibawain batu neraka oleh malaikat Zabaniyah. Lah, malaikat Zabaniyah kan tempatnya di neraka, tapi bisa naik tuh ke kuburan ( seraya ) membawa kerikil. Kerikil ( tersebut ) sudah dipanasin di neraka berjuta-juta tahun. Kerikil tersebut diletakkan di telapak tangan ibunya, lalu si ibu disuruh menggenggam. Gara-gara menggenggam batu tersebut, ubun-ubun ( otak ) ibunya hancur. Itu merupakan siksa yang paling rendah bagi seorang ibu ( orang tua ) jika anaknya berzina.

Makanya, Bu, penting ngasih tahu ke anak, “Sini, nak. Kamu sayang atau tidak sama Emak? Kalau sayang, jangan sampai kamu dipegang oleh orang lain, kecuali suami kamu nanti.”

Bener itu!

Nah, kalau si anak benar-benar berzina, ( siksanya ) lebih kejam lagi.

Ibu-ibu yang sudah di alam kubur, malaikat Zabaniyah itu naik ( ke alam kubur ) dengan membawa tombak enam belas mata. Tombak tersebut dihujamkan ke tubuh si mayit ( yang anaknya berzina ). Hal itu merupakan balasan kepada orang tua karena tidak mendidik anak hingga sampai berzina.

Ibu ( yang di alam kubur ) bisa mengutuk si anak, “Gak ridha saya. Anak saya mempersembahkan perbuatan buruk!”

Kutukan ibu di alam kubur itu yang membuat si anak hidup susah di dunia sehingga : mencari kerja gak ketemu, begitu kerja tidak cukup, ketika usaha berhutang.

Itu, jawabannya cuma satu : tuubuu illallah, bertaubat kepada Allah.

Serem. Serem. Makanya, jangan main-main! Jangan pacaran! Gak ada judulnya pacaran. Gak ada! Pacaran islami, gak ada! Gak ada pacaran islami! Bener! Gak ada!

Subhanallah deh .. Mendingan kita sehat dan selamat daripada urusannya ribet.

Nah, orang-orang ini sekarang sudah tidak belajar urusan ribet. Yang dipelajari hanya urusan enak, tapi urusan ribet tidak dipelajari.

Mudah-mudahan jadi ingetan. Jadi, pas mau dipegang sama pacarnya, ( si anak akan bilang ), “Maaf, Bang. Gak, Bang. Ntar daripada Emak ane susah. Jadi, kalau Abang mau, lamar aja, Bang.”
-------------------------------------

Semoga bermanfaat .. 🙏🏻
Semoga Allah lindungi & Allah jaga diri kita , keluarga kita daripada perbuatan maksiat, zina dll
senantiasa dijadikan anak2 kita anak2 yg taat takwa kepada Allah Rasulullah dan kedua orangtua.
sumber : share to share

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Inspirasi - Jadi Seperti Teh

Seorang pria muda datang pada ibunya dan mengeluh tentang banyaknya permasalahan dalam kehidupannya. Namun betapa kagetnya, karena ternyata ibunya hanya diam saja, seolah tidak ingin mendengarkan keluh kesahnya. Bahkan sang ibu malah masuk ke dapur dan anaknya terus bercerita sambil mengikutinya. Sang ibu lalu memasak air. Sampai airnya mendidih, lalu sang ibu menuangkan ‘Air Panas Mendidih’ itu ke dalam 3 gelas yang telah disiapkan. Di gelas pertama ia masukkan WORTEL, di gelas kedua ia masukkan TELUR dan di gelas ketiga ia masukkan TEH. Setelah menunggu beberapa saat, ia mengangkat isi ketiga gelas tadi dan hasilnya: • WORTEL yang KERAS menjadi LUNAK, • TELUR yang mudah PECAH menjadi KERAS, • TEH menghasilkan aroma yang HARUM. Lalu sang ibu menjelaskan: “Nak….. MASALAH DALAM HIDUP ITU BAGAIKAN AIR MENDIDIH. Namun, sikap kitalah yang akan menentukan dampaknya. Kita bisa menjadi Lembek seperti Wortel, mengeras seperti Telur, atau harum seperti TEH. Wortel dan telur...

Kisah Inspirasi - 3 Roti dan 3 Nasihat

TIGA  ROTI  & TIGA NASIHAT Seorang pekerja setelah bekerja selama 20 tahun di kota, saatnya pensiun dan pulang kampung, lalu bertemulah dia dengan bosnya. -  Bos  : " kamu sudah kerja disini 20 tahun dengan baik, sekarang saya tanya kamu mau uang pensiun 20 tahun atau 3 nasihat saya? " Pekerja pikir sejenak lalu memilih meminta 3 nasihat bosnya. 🌟 *Nasihat  pertama* Jangan pernah mau cari jalan pintas, tidak ada yg mudah dan gratis di dunia ini, lakukan sesuatu step by step dengan mantap dan mandiri. 🌟 *Nasihat ke 2* Terhadap sesuatu hal yg tidak baik, jangan menaruh rasa ingin tahu yg mendalam, hal itu bisa merengut nyawamu. 🌟 *Nasihat ke 3* Jangan melakukan putusan apapun saat sedang emosi, hal tersebut akan membuat kamu menyesal seumur hidup. Lalu Bos kasih dia sedikit uang jalan dan 3 buah Roti dan berpesan : 🌸 roti yg paling besar dimakan dengan keluarga saat sampai di rumah. Besoknya si Pekerja pamit dan mulai perjalanan pulang...